Minggu, 29 Desember 2019

Hasan bin Ali 

Dalam At-Talid Wath-Tharif, As-Sayyid Dr. Abu Bakr Adni Al-Masyhur berkata:

"Mengorbankan kekuasaan lebih baik daripada harus menumpahkan darah, dan menukarnya dengan ridha Allah, lestarinya ilmu dan keamanan."


Lahir

Abu Muhammad Al-Hasan bin Ali bin Abi Thalib, anak Fatimah binti Rasulillah Saw.
Hasan lahir pada tanggal 15 Ramadan tahun 3 H/625 M di Madinah.

Masa kecil dan sifat

Saat Rasulullah Saw berbaring, Hasan datang dan duduk di dada kakeknya itu. Malah ia kencing disitu. Melihatnya, Anas bin Malik berusaha mengangkat Hasan. Tapi Rasul melarangnya, dan berkata:

"Biarkan dia.. siapa yang menyakitinya berarti menyakitiku, siapa menyakiti aku berarti menyakiti Allah"

Ibnu Katsir berkata, “Hasan adalah Sayyid kaum Muslimin, seorang ulama yang lembut dan cerdik di kalangan sahabat.”

Sayyidina Hasan berkulit putih kemerah-merahan, kedua matanya lebar serta sangat hitam, kedua pipinya rata, berjenggot lebat dan paling mirip dengan Rasulullah saw.

Keturunan

Hasan banyak memiliki istri dan anak. Tapi keturunannya sekarang bermuara pada
Hasan al-Mutsanna. Darinya terlahir:

-Dinasti Hasyimiyah yang berkuasa di Yordania dan pernah berkuasa atas Iraq serta para Syarif Mekkah.

 -Syekh Abdul Qadir Al-Jilani pendiri tarekat Qadiriyyah juga berasal darinya. Keluarga Dahlan, yang berasal dari Sayyid Ahmad Zaini Dahlan, Mufti Makkah, merupakan keturunan Al-Jilani.

 -Dinasti Idrisiyyah di Maroko dan para Ulamanya. Keluarga Ulama Al-Maliki Al-Hasani berasal dari sini.

 -Syekh Abul Hasan As Syadzili, pendiri tarekat asy-Syadziliyyah.

 -Thobathoba'i yang tersebar di Yaman, Mesir, Iran, Irak, India. 

Khalifah dan perdamaian

Sejak pemberontakan terhadap Khalifah Utsman bin Affan, Hasan bersama saudaranya selalu berada di dekat ayah mereka. Ketika ibu kota pemerintahan dipindah ke Kufah untuk meredam perang saudara, turut serta di perang Jamal, Shiffin dan Nahrawan, Hasan tak pernah jauh dari ayahnya. Puncaknya Hasan mesti menjadi Khalifah ke-5 sebab ayahnya terbunuh. Ulama menyebutkan, para pembaiat Hasan lebih banyak dibanding pembaiat ayahnya. Meski memiliki pasukan besar dan pengikut yang sangat banyak, Hasan lebih menyukai perdamaian dan memilih menerima tawaran Muawiyah. Inilah penggalan khutbahnya:

 "..Mungkin jabatan Khalifah ini adalah hak saya, saya tinggalkan demi kemaslahatan Umat Muhammad dan menghindari pertumpahan darah diantara mereka. Allah swt memberi hidayah kepada kalian dengan sebab pendahulu kami dan melalui kami Allah melindungi darah kalian..”

Hasan berdamai dengan Muawiyah menjadi bukti kebenaran hadits Rasulullah SAW.
Nabi Saw bersabda:

“Sesungguhnya cucuku ini adalah Sayyid, kelak Allah SWT akan mendamaikan dua kelompok besar kaum muslimin melalui dirinya.“

Hasan menyerahkan kepemimpinan kepada Muawiyah pada tanggal 5 Rabi’ul Awal, tahun 41 H. Tahun ini dinamakan Tahun Jamaah, karena bersatunya Ummat Islam untuk menghindari bertambahnya korban perang saudara. Menurut Ibnu Katsir, dalil yang menunjukkan bahwa Hasan termasuk Khulafaur-Rasyidin adalah hadits yang diriwayatkan beberapa jalur dari Safinah, maula Rasulillah, Nabi SAW bersabda:

 “Khilafah sesudahku tiga puluh tahun, setelah itu akan muncul raja-raja.”

Khulafaur-Rasyidin menjadi genap tiga puluh tahun dengan dibaiatnya Hasan bin Ali yang kemudian melepaskan kekhalifahan pada bulan Rabiul Awal tahun 41 H. Berarti genap tiga puluh tahun setelah Rasulullah SAW wafat pada bulan Rabi’ul Awal tahun 11 H. Ibnu Katsir berpendapat bahwa ini merupakan tanda kenabian yang sangat besar.

 Pulang ke Madinah

Setelah itu Hasan bersama saudaranya, Husain bin Ali, serta keluarga meninggalkan tanah Iraq menuju Kota Madinah, untuk melestarikan warisan kakeknya. Ilmu dan ibadah.

 Wafat

Hasan bin Ali wafat sebab diracun. Ia menghembuskan nafas terakhir pada 5 Rabi’ul Awal tahun 50 H/670 M di Madinah dalam usia 47 tahun.

Sumber:

https://youtu.be/APUTGPT65MQ

 https://youtu.be/_LJmrjrjjYA

 https://minanews.net/sejarah-khalifah-sejenak-bersama-hasan-bin-ali/

 https://sites.google.com/site/pustakapejaten/manaqib-biografi/ahli-ba-it/al-imam-hasan-as-sibth

1 komentar:

  1. Why are gambling sites so popular in the U.S.?
    The answer to this is 순천 출장안마 no. 울산광역 출장마사지 Not only do online 천안 출장샵 gambling sites attract attention from the 문경 출장마사지 American public, but also help the U.S. online gambling market 안동 출장샵

    BalasHapus